lagi-lagi karst…
nemu link dari sebuah milist yang saya ikuti dan saya memberikan komentar atas sebuah tulisan disana. berikut adalah komentar saya Read the rest of this entry »
mungkin terlambat mikir…
mungkin gak peka.. Read the rest of this entry »
pa bener separah itu kah sebuah pekerjaan.. Read the rest of this entry »
banyak yang dikatagorikan teroris, bahkan undang-undang indonesia sudah mengatur apa itu terorist sejak jaman voc. tp kenapa teroris di-stereotypekan dengan agama. dan yang dicari dan difokuskan tuh teroris yang berbau agama. padahal teroris yang menyebarkan keresahan dan kepanikan dimasyarakat tuh banyak..
yang bikin BBM naek,
yang ngumpetin tabung gas LPG,
yang ngilangin minyak tanah,
yang nyulap solar transportasi buat solar industri,
yang nimbun minyak goreng…..
yang korup??!!(bukan teroris yang ini mah)
semua itu teroris…bikin masyarakat panik dalam jumlah yang sangat massive.kenapa gak ditangkepin aja…ditangkep trus dilepas dikrumunan orang yang lagi antri minyak tanah..dikasih tag “saya penimbun minyak tanah kalian”…otomatis terjadi pengadilan yang paling fair (gak musti adil).
terjadi pembiaran…terhadap demo di uki..apakah polisi takut dituduh melanggar HAM?tidak mungkin!!!
sepertinya ada pembiaran terhadap aksi blokir jalan dan demo..agar….
Politik!!!!
Pemanfaatan sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat
Sumber daya alam dan lingkungan hidup merupakan potensi yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan bagi kepentingan dan pemenuhan kebutuhan manusia. Meskipun terkesan etnosentris, namun fakta ini perlu kita akui keberadaannya. Sebagai contoh pemenuhan kebutuhan tersebut dapat berupa pemenuhan kebutuhan energi, kebutuhan sandang, kebutuhan makanan, kebutuhan tempat tinggal (yang merupakan kebutuhan pokok) hingga berupa pemenuhan kebutuhan komplementer (wealthyness salah satu bentuknya).
Hari ke10 sejak aku mengunjungi sebuah dusun bernama TANGGA di Lombok. banyak hal yang telah dapat di sini. gak kebayang sebelumnya bahwa pencarian beberapa informasi yang ditugaskan dari kantor memberikan pencerahan yang berarti bagiku. di kaki sebuah gunung tertinggi kedua di nusantara ini mengingatkan pada kebiasaan yang saya miliki sejak kuliah di kota malang.
istilah ini biasa digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang berupaya untuk melepaskan diri dari ketergantungan energi yang disuplai oleh pihak ketiga, baik itu pemerintah maupun swasta.
klo kata GRID atau jaringan sih sebetulnya sudah saya kenal akrab sejak kecil, tapi sejak 4 tahun lalu saya mulai mengenal kata baru, yakni OFF GRID sebagai opposite dari grid ketika saya sedang melakukan independent study.
SAPTO SWARGO LUHURING PANEMBAH, sebuah sengkalan yang menandakan tahun 2007.
Di akhir tahun 2007 lalu, kami memulai sebuah babakan baru dari perjalanan hidup dan babakan itu kami beri judul SAPTO SWARGO LUHURING PANEMBAH (SSLP). Selain sebagai penanda tahun, sengkalan juga disusun dengan apik sehingga dapat menjadi sebuah frase yang bermakna tertentu, dan SSLP kami maknai dengan sebuah pengharapan kami untuk mengisi dan menjadi luhuring panembah. Pencarian pun bukan tanpa liku-liku hingga pada suatu waktu kami mendapat bantuan ayahanda dari sejawat yang kebetulan sangat mengerti tentang sengkalan…sorry oom dan tante, kami belum sempat berkunjung dan mengucapkan terima kasih atas bantuannya.
Dan sejak momentum itu, kami memulai babakan dan meninggalkan babakan kesendirian dan keakuan yang selama lebih dari tigapuluh tahun dijalani. babakan baru ini pula yang menggeser kata aku menjadi KAMI. tidak ada lagi saya, yang ada sekarang adalah kami yah..kami adalah….kami ingin…kami…dan kami…
dan warna dari kami itulah yang akan menghiasi babakan ini. warna-warni itu pula yang akan dituangkan ke dalam blog ini.
tidak lupa terima kasih buat sam ngoncu buat ide dan kadonya ini….jangan lupa yah bimbingan dan tutorialnya..hehehe