Jan 15

SAPTO SWARGO LUHURING PANEMBAH, sebuah sengkalan yang menandakan tahun 2007.

Di akhir tahun 2007 lalu, kami memulai sebuah babakan baru dari perjalanan hidup dan babakan itu kami beri judul SAPTO SWARGO LUHURING PANEMBAH (SSLP). Selain sebagai penanda tahun, sengkalan juga disusun dengan apik sehingga dapat menjadi sebuah frase yang bermakna tertentu, dan SSLP kami maknai dengan sebuah pengharapan kami untuk mengisi dan menjadi luhuring panembah. Pencarian pun bukan tanpa liku-liku hingga pada suatu waktu kami mendapat bantuan ayahanda dari sejawat yang kebetulan sangat mengerti tentang sengkalan…sorry oom dan tante, kami belum sempat berkunjung dan mengucapkan terima kasih atas bantuannya.

Dan sejak momentum itu, kami memulai babakan dan meninggalkan babakan kesendirian dan keakuan yang selama lebih dari tigapuluh tahun dijalani. babakan baru ini pula yang menggeser kata aku menjadi KAMI. tidak ada lagi saya, yang ada sekarang adalah kami yah..kami adalah….kami ingin…kami…dan kami…

dan warna dari kami itulah yang akan menghiasi babakan ini. warna-warni itu pula yang akan dituangkan ke dalam blog ini.

tidak lupa terima kasih buat sam ngoncu buat ide dan kadonya ini….jangan lupa yah bimbingan dan tutorialnya..hehehe