Jul 9

lagi-lagi karst…
nemu link dari sebuah milist yang saya ikuti dan saya memberikan komentar atas sebuah tulisan disana. berikut adalah komentar saya

ijinkan saya memberikan pandangan sempit ini pak, IMHO, dari kesepuluh alasan yang diajukan, alasan kedelapan merupakan alasan yang cukup signifikan bagi banyak orang dan tidak terbantahkan. terutama jika akan beradu argumen dg kepentingan-kepentingan sektoral. bukan saya mengecilkan alasan lain, namun saya berupaya untuk mengerti perspektif orang yang gak suka goa. beda jika kita sebagai caver atau pegiat caving pada umumnya yang sangat mengharapkan konservasi goa dan ekosistemnya itu.

membawa kegiatan caving sebagai objek pariwisata jelas telah mempertimbangkan berbagai perhitungan baik ekonomis, maupun ekologis. tapi secara umum pandangan kita masih mengarah pada valuasi ekonomi singkat dari sebuah sumber daya alam. jadi pasti jawabannya, maaf bukan menutup kemungkinan lain, adalah upaya eksploitasi untuk kepentingan semen, kertas, pasta gigi, dll.

mungkin teman-teman yang telah berkecimpung cukup lama dikegiatan ini dan memperjuangkannya selama lebih dari 2dasawarsa terakhir telah cukup terkuras energinya, dan semoga blom dan tidak akan habis. dan saya blom sebanding dalam segala sisi dalam mempertahankan kelestarian ekosistem karst indonesia. lantas terbesit pertanyaan yang melintas, adakah amunisi baru untuk memperkuat posisi tawar karst dimata para pecinta uang? teringat kata-kata seorang teman, berikan makanan pada ego mereka dan mereka akan diam. adakah asupan-asupan yang dapat disodorkan untuk penghapus dahaga ego mereka? mungkinkah kita berikan ketergantungan real kepada masyarakat lokal terhadap kawasan karst agar mereka secara rela membela mati-matian hingga titik darah penghabisan untuk kelestarian kawasan karst? listrik bertenaga energi potensial dari kawasan yang lebih murah dan mudah dikelola bagi masyarakat dan mereka tidak terjebak oleh tingginya harga energi yang diimport dari luar kekuasaan mereka. dengan ketergantungan ini pasti upaya dan militansi untuk mempertahankan goa dapat ditumbuhkan, mungkin bukan ide baru dan pasti pernah diterapkan dibeberapa tempat, tapi lebih valueable ketimbang sekedar awareness raising. atau itu bagian dari awareness raising?

terima kasih atas ruang dan bandwidthnya pak…sukses selalu

5 Responses

  1. Cahyo Rahmadi Says:

    Selamat siang mas,perkenalkan saya Cahyo Rahmadi orang yang suka nggemporin jari dengan ngetik angan-angan tentang kars dan gua beserta seluruh kehidupannya di www.cavefauna.wordpress.com dan juga www.cavernicoles.wordpress.com ….

    terima kasih atas komentarnya yang sangat mendalam dan penuh falasafah bagaimana saya khususnya harus mulai berpikir untuk .. OUT OF THE BOX, alias saya harus mulai berpikir sebagai orang awan yang tidak tahu sama sekali tentang karst.

    Saat ini memang semua masih dalam kacamata kuda saya, apa yang saya tahu itu dan saya hanya cuma sperti itu tapi belum sampai pada tahap bagaimana orang memandang sesuatu yang tidak dia ketahui.

    Saya sepakan kalau seandainya dari sepuluha alasan kenapa kita mesti melindungi karst adalah PENYEDIA AIR BERSIH.. saya sepakat dengan itu, dan ini yang harus menjadi payung dari semua usaha dan upaya maupun kampanye perlunya perlindungan terhadap karst…,

    sementara andai kita sudah mencapai tingkat menyadartahukan masyarakat perlunya karst buat hidup mereka , semua yang akan merusak karst berarti akan mengoyak dan memporak-porandakan hidup mereka.

    Dan saya yakin, semua alasan yang tersisa akan menjadi bagian yang tidak terlepas dari payung tersebut.

    saya sepakat mass.., oya .. kalo boleh tahu .. siapakah “KAMI” ini gerangan …

    salam

    cahyo

  2. bonar Says:

    pancen kereng kang mas satu ini…
    btw minta ijin tukeran link yah boss..sorry link mu wes tak cantumno dhisik…
    suwon…

  3. adianto Says:

    @1 : wah nama mas cahyo sudah sering saya dengar tapi sepertinya kita blom pernah kenalan..salam kenal yo mas..untuk KAMI akan direlease segera setelah “matang”

    @2 : kek…link mu akeh temen…tak add juga lorokaro

  4. ndokceplok Says:

    wee… blog e ijo lumut… koyo anuku lumuten…

    Salam…

  5. bonar sihotang Says:

    alamat blog yg wordpress aja pak…
    kayaknya saya eksis di wordpress aja, lebih user friendly..:P

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.